Langsung ke konten utama

REVIEW Sisyphus: The Myth


Khatam juga nonton drama Korea Sisyphus: The Myth. Drama terbarunya Park Shin Hye bertema fantasi science. Sama seperti drama Park Shin Hye sebelumnya, Park Shin Hye sepertinya kini menguji kemampuannya untuk menjajal akting yang lebih serius dan menantang, bukan sekedar drama romance yang menye-menye semata.


Nonton ini memang bikin capek mikir. Soalnya bertema time travel. Dari masa depan ke masa kini x)

Orang-orang di masa depan membawa penyesalan mereka dan berencana untuk memperbaikinya. Hidup tidak semudah itu, Ferguso x))


Masa depan yang hancur akibat suatu hal buruk d masa kini. Masa depan di ceritakan di tahun 2035, sedangkan masa kini bersetting tahun 2020.

  

  
Han Tae Dul, pemilik perusahaan Quantum & Time. Jenius, tampan, kaya, nyaris sempurna hidupnya. Nyatanya tak membuatnya bahagia. Bertahun-tahun diselimuti rasa bersalah. Selama 10 tahun sering berhalusinasi melihat kakaknya yang sudah meninggal. Dia merasa bersalah atas perlakuannya yang kasar terhadap kakaknya saat sang kakak masih hidup. Bahkan, efek depresinya itu, dia kecanduan minum obat-obatan demi meredam depresinya itu.

 

 
Jangan terlalu percaya dengan orang-orang di sekitar kita. Bisa jadi mereka adalah penikam paling tajam membunuh kita secara lahir maupun batin.


 

 
Bukan hal yang mudah bagi Kang Seo Hae tinggal di bunker bersama sang ayah selama 15 tahun. Di luar bunker: udara tidak sehat, keadaan tidak aman. Dunia hancur.

 

 
Kang Seo Hae mendapatkan kesempatan untuk kembali ke masa kini, dan harus berpisah sementara dengan sang ayah. Dia berharap bisa mengembalikan dunia yang hancur dengan mencari Tae Sul, pencipta 'the uploader'.

 
Nonton ini memang kudu mikir melulu di awal-awal episode. Tapi makin ke belakang, makin paham bagaimana time travel bekerja lewat benda-benda yang dikirim dari masa depan ke masa kini, begitu juga sebaliknya. Banyak makna semiotikanya. Salah satunya buku catatan ini.

 
 
 
 
Lewat tokoh-tokoh figuran ini membawa pesan bahwa pada dasarnya manusia akan bersifat egois dan mementingkan diri sendiri jika sudah menyangkut keluarga. Hal apa pun akan ditempuh, meski kadang jalan yang keliru pun terpaksa dilalui.

 
Jangan pernah meremehkan impian seorang anak. Bisa jadi di masa depan menjadi 'monster' ketika membawa inner child mereka hingga dewasa.











Keren amat Park Shin Hye meranin Kang Seo Hae. Banyak scene membawa senjata x))

Ternyata sudah terlahir sejak kecil x))

Ada trivia di salah satu scene, kang Se Hee girang banget pas menemukan potongan majalah di supermarket yang sudah rusak parah. Dalam majalah itu, dia menemukan potongan artikel tentang BTS X))


Setiap penjelajah waktu, termasuk Kang Seo Hee harus menghindari kejaran dari Biro Kontrol. Mereka semacam pemburu para penjelajah waktu, dan membunuhnya. Tidak hanya itu, Biro Kontrol juga akan membunuh orang-orang di masa kini yang pernah berinteraksi langsung dengan para penjelajah waktu itu.

Selain ilmu Fisika, drama ini juga kental unsur ilmu Komputer. Ada semacam koding saat melintasi waktu.


Tidak pernah melihat sungai, kalap makan pisang, tidak mengerti penggunaan smartphone dll. Representasi hidung Kang Seo Hee di masa depan benar-benar suram.

Dalam mitologi Yunani kuno, legenda Sisyphus diceritakan memiliki kepribadian buruk. Dewa Zeus mengutuk dan menghukumnya dengan melakukan perintah untuk mendorong sebuah bongkahan besar menuju puncak bukit. 

Drama ini mengambil judul legenda ini, mungkin maksudnya bahwa apa yang dilakukan Seo Hae ketika tidak mendengar nasehat ayahnya untuk tidak bertemu dengan Han Tae Sul adalah suatu hal yang sia-sia.

  
Suka ama pesan dari ayah Kang Seo Hee bahwa pada akhirnya semua akan mati.

Kita mungkin bisa kembali ke masa lalu, tapi kita tidak bisa mengubah masa depan.

Salah satu drama Korea bertema time travel yang layak buat ditonton. Jangan pusing nontonnya, pelan-pelan aja biar nggak oleng x)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

  Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita. 

REVIEW Extracurricular

  Awalnya gak niat nonton ama drama ini, ternyata banyak yang bilang bagus. Bukan sekedar kisah remaja dengan cerita menye-menye semata. Terlihat dari posternya yang terkesan dark, drama ini mengisahkan sisi kelam para remaja: prostitusi online.

REVIEW Welcome to Waikiki 2

Setelah nonton drama Welcome to Waikiki 1 yang super parah sengkleknya, rasanya kurang afdol jika nggak nonton seri yang kedua x))