Langsung ke konten utama

Hae Cafe & Resto


Tahun lalu ada kafe yang lumayan viral saat bulan Ramadhan, yaitu Hae Cafe & Resto: parkirannya luas dan spot pilihan tempat makannya juga banyak. Berlokasi di Jl. Yosudarso, buka dari pukul 10.00-22.00 WIB.

Karena awal-awal buka selalu ramai, aku kudu nunggu beberapa bulan kemudian untuk mencoba ke sana. Penasaran soalnya cek instagramnya jarang banget repost-an pengunjung yang mencoba menu di sana, lebih banyak menampilkan selfie atau #ootd di sana.

Kali pertama ke sana lumayan sepi karena jam siang menjelang sore yang artinya jarang orang untuk datang makan. Untuk kunjungan pertama sebenarnya cukup mengecewakan; pesan ayam sambal kecombrang yang ternyata pas dihidangkan pelayannya bilang kalau sambal kecombrangnya nggak ada dan diganti sambal lain. Sebenarnya nggak masalah jika sambalnya diganti yang lain, yang mengecewakan adalah kenapa kita sebagai pengunjung tidak diberi tahu dari awal tapi justru saat makanan sudah dihidangkan. Jika kita diberi tahu sedari awal kan siapa tahu kita bisa berpikir untuk memilih menu lain ya. Untuk pembelajaran sih ya.

Kali kedua ke sini, pesan ice cream bareng anak murid yang sekarang udah lulus sekolah dan udah jadi partner. Waktu itu siang-siang, ice cream pilihan kita ternyata enak semua, tapi pas aku cari lagi fotonya di memori hape udah nggak ada :')

Nah, kali ketiga ke sini bareng-bareng pas jam makan siang. Seorang teman merekomendasikan spaghetti ini dan ternyata enak banget. Next bakal repeat lagi.

Nasi goreng dan mie gorengnya juga enak:




Sebenarnya ada banyak sekali menu di sini, sayangnya menunya kurang di posting media sosialnya yang harusnya menjadi media promosi untuk menarik pengunjung di tengah gempuran menjamurnya kafe-kafe di Metro. Apalagi selain tempat makan dan parkirnya luas, ada mushollanya juga loh, jadi cocok buat forum atau meeting lama di sini.







 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

  Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita. 

Rujak Petir, Metro

Rujak Petir ini menjadi salah satu kuliner di Metro yang viral tahun lalu dan sampai sekarang masih ramai dikunjungi. 

REVIEW The King in Love

Terakhir nonton drama korea bertema historical kayaknya Moon Lovers: Scarlet Herat Ryeo yang lumayan menguras perasaan. Juga waktu, apalagi pemainnya lumayan banyak banget x)) Dan baru tergugah lagi nonton drama bertema historical, ini pun nimbunnya sebenarnya udah lama x))