Langsung ke konten utama

Museum Kepresidenan Balai Kirti, Bogor


Museum Kepresiden Balai Kirti, Bogor ini letaknya strategis. Museum yang didirikan oleh Bambang Susilo Yudhoyono di akhir masa pemerintahannya. Tepatnya di resmikan pada tanggal 18 Oktober 2014.

Beruntung sekali saya mendapatakan kesempatan untuk berkunjung ke museum ini yang meski tidak bayar tapi harus ada izin terlebih dahulu untuk pengunjung umum. Pertengahan Agustus ini bersama rombongan para peserta Guru & Tendik Berprestasi 2016 seluruh perwakilan tiap Provinsi, bersama-sama mengunjungi tempat ini.

Sesuai namanya, museum ini menampilkan presiden yang pernah memimpin Indonesia. Mulai dari Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Hampir di tiap spot menampilkan gambar, patung maupun lukisan para presiden kita ini.




Aku sih paling banyak foto di dekat figur Soekarno x))

Sempat juga milih di patung Habibie x))

Yang paling menarik dari museum ini bagi seorang pustakawan seperti aku, tentu pilihannya jatuh pada perpustakaan kepresidenan & ruang baca donk, yang letaknya di lantai dua... :))

Harusnya di tempat ini tidak diperbolehkan buat mengambil foto, karena aku memperkenalkan diri sebagai pustakawan, akhirnya di perbolehkan untuk berfoto-foto di sini. Terima kasih mas-mas petugasnya :))






3 Pustakawan; aku dari Lampung, Kiri dari Riau dan Tengah dari Sumatra Selatan mejeng di depan Perpustakan Kepresidenan. Kami sama-sama dari Sumatra, dan sama-sama masih single x))

Kalau ini Bu Megawati, ebukan dink. Ini Ibu Endang Bernandetta, pustakawan perwakilan Jawa Tengah :))

Yang ini pencitraan lagi (pura-pura) baca :))



Di Galeri Kepresidenan, kita bisa melihat semacam prasasti tulisan-tulisan nasionalisme, seperti Pembukaan UUD 1945, Sumpah Pemoeda, Lagu Indoesia Raya dan Sumpah Presiden.




Nah, cukup menarik bukan museum ini?!? Jika berkunjung ke Bogor, jangan lupa mampir ke museum ini yaa... :))

Komentar

  1. Wah, harus ada izin khusus ya buat masuk ke perpus ini? Susah nggak ngurus izinnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap pengunjung kayaknya boleh masuk ke museum, Teh. Hanya kalo ruang baca tertutup, aku juga hanya bisa melongok dari luar. Nah, kalo perpustakaannya bisa untuk umum tapi dilarang foto-foto. Ruang baca presiden masuk di bagian perpustakaan museum ini :))

      Hapus
  2. wah belum pernah dan baru tahu karena ini baru ya, krn dulu lagi kuliah di bogor belum ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru diresmikan sekitar akhir 2014. Dekat ama Kebun Raya Bogor :))

      Hapus
  3. Salah satu tempat wisata yang wajib di kunjungi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, museum ini sebagai bukti sejarah kepemimpinan Indonesia :))

      Hapus
  4. Wah, widya baru tahu museum kepresidenan yang satu ini. Ingin kesana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, banyak yang belum tahu museum ini. Mungkin karena masih baru beberapa tahun berdiri :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita.

REVIEW The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel

Sebenarnya aku udah cocok ama The Faceshop Jeju Aloe 99% yang udah aku pake selama dua bulan kemarin, tapi pas liat The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel kok tertarik, apalagi warna dan bentuk botolnya yang biru unyu. Meski harganya mahal dikit dibandingkan aloe vera, akhirnya nyobain gel jenis ini x)) #LemahKaloLiatSegalaSesuatuYangBiru

REVIEW MAKE OVER

Setelah tahun lalu aku nyoba WARDAH dan hanya cocok beberapa produknya, setelahnya aku nyoba MAKE OVER yang memang masih 'saudaraan' ama Wardah ini, aku ngerasa lebih cocok Make Over. Apa aja? Yuk simak... ;)