Langsung ke konten utama

FILM The Last Woman Standing


Film The Last Woman Standing ini adalah representasi perempuan dewasa yang masih melajang di saat karir mapan. Bagi kebanyakan orangtua pada umumnya, ibu dari sang tokoh utama sangat cerewet sekali mengintimidasi anak sendiri untuk segera menikah. Bagi ibunya, apalah arti karir gemilang jika anaknya belum menikah.
Tindakan si ibu nggak hanya sekedar memborbardir sang anak dengan pertanyaan, tapi juga sibuk menjodohkan anaknya itu dengan dokter yang memeriksanya jika ke rumah sakit. Si dokter memang tampan dan juga mapan. Apa lagi yang dicari? Begitulah pikir ibunya.

Sementara itu sang tokoh utama yang diperankan oleh Shu Qi ini memiliki asisten baru; brondong unyu. Meski dijutekin ratusan kali, si brondong unyu ini nggak pernah lelah menghadapi si bos yang memang luar biasa pekerja keras ini.




 Sang tokoh utama cowok memang unyu, sedikit tengil. Salah satu adegan yang bikin ngakak adalah pas bagian ini. Mereka naik pesawat, si cowok yang malah rebahan di bahu cewek, padahal bosnya ini.. x))


Kalo brondong unyu, gini siapa yang nolak, Kakak??! x))



Pesan moral dari film ini adalah kita nggak bisa memaksakan diri untuk menikah dengan orang yang nggak kita cintai hanya karena demi menyenangkan oranglain, termasuk menyenangkan orangtua. Endingnya bikin nangis. Si bapak yang nggak begitu menonjol di cerita, justru tampil apik di akhir dan bikin berkaca-kaca saat mendengar dialognya saat berbicara empat mata bersama calon suami anaknya.. :')


Komentar

  1. Jadi penasaran nih saya, apalagi ada shuqi pemainnya. Dia action bisa juga drama romantis juga bisa. Saya download ah nanti. Makasih ulasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Shu Qi serba bisa ya; action oke, romance juga oke ;)

      Hapus
  2. Nah kan ...bahagia lah dengan cara kita dan karna kitta sendiri. Bukan buat menyenangkan orang lain

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita.

FILM Library Wars

1. The Library is free to collect materials. 2. The library is free to circulate materials 3. The Library guarantess the privacy of its patrons 4. The library can oppose improrer cencorship

REVIEW The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel

Sebenarnya aku udah cocok ama The Faceshop Jeju Aloe 99% yang udah aku pake selama dua bulan kemarin, tapi pas liat The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel kok tertarik, apalagi warna dan bentuk botolnya yang biru unyu. Meski harganya mahal dikit dibandingkan aloe vera, akhirnya nyobain gel jenis ini x)) #LemahKaloLiatSegalaSesuatuYangBiru