Langsung ke konten utama

Pesona Bali, Pulau Dewata


Bali sebenarnya nggak masuk wish list tahun ini atau tahun kapan. Bukan berarti karena Bali nggak bagus, tapi karena aku tahu diri sungguh suatu hal yang mustahil bisa ke Bali. Kenapa? Selain jauh juga karena lumayan menguras kantong jika berlibur ke sana.. x))
Etapi, siapa sangka. Mungkin ini rezeki bagi pegawai rajin. Tiba-tiba di siang hari bapak kepala sekolah memanggil dan mengatakan apakah mau ke Bali, ya aku jawab dengan iseng pasti mau, apalagi gratis. Kirain si bapak hanya iseng, ternyata serius. Jadi ceritanya, ada kunjungan kerja selama dua pekan kepala sekolah dari TK, SD, SMP, dan SMA serta pengawas sekolah di instansi disdikbudpora. Setiap sekolah mengirimkan minimal satu perwakilan. Kepala sekolah tempat aku kerja ternyata ada pertemuan juga di Bandung, mengingat yang di sana lebih penting (menyangkut MOU pembangunan kelas baru), jadilah yang di Bali & Jogja dilimpahkan ke aku. Sempat ragu, khawatir menimbulkan kesenjangan bagi guru-guru kenapa aku yang dipilih, tapi bapak kepala sekolah malah lebih percaya ama aku, lebih bisa diandalkan katanya, wkwk.. Jadi rata-rata ya kalo nggak kepala sekolah, wakil kepala sekolah, atau bendahara sekolah. Minimal paling mentok ya guru. Mana ada perwakilan pustakawan macam aku ini. Kebayang kan aku perginya selama dua pekan ini bersama bapak-bapak dan ibu-ibu yang umurnya dua kali lipat dibandingkan umur aku. Jadilah, muda sendiri, single sendiri, juga unyu sendiri x)) #dikepruk  

Berangkatnya mendadak banget, aku hanya punya waktu habis Maghrib karena abis Subuh langsung berangkat. Niatnya mau packing eh malah mati listrik plus ujan deras. Karena memang sudah kelelahan di sepanjang hari jadi ya mending tidur aja. Pas jam sepuluh malam, kebangun karena listriknya nyala. Akhirnya packing ala kadarnya. Sempat mikir, duh..perginya ama bapak ibu pejabat, aku musti pake baju apa ini biar nggak keliatan saltum?!?

Kemudian buat satu draft postingan review + giveaway, karena waktu itu mikirnya nggak mungkin posting selama perjalanan di Bali. Jadi selama di perjalanan nanti, aku hanya prepare up date giveaway (waktu itu ada tiga giveaway yang sedang berlangsung di blog) menggunakan handphone tentunya membeli paket internet terlebih dahulu. Oya, aku ini jarang banget beli paket internet; di rumah pake speedy, di sekolah juga. Jadi ya penghematan. Ehhh...siapa sangka bus damri yang digunakan selama perjalanan ada wifi gratis plus colokan handphone. Ya ampyun...tau gitu nggak usah beli paket.. x)) #hemat 

Jadilah sampai jam dua dini hari baru selesai nulis review, mikinya nanti selama perjalanan Lampung - Bali mau tidur aja, toh nggak ada yang kenal ini... x))

Hal yang pertama karena sebagai pengganti dadakan adalah ternyata aku sebangku ama bapak-bapak, kebetulan kepala sekolah almamater. Nggak mungkin kan kami berdua, yang ibu-ibu udah ngepas berdua semua. Untung ada yang kosong karena ada yang naik pesawat jadilah aku duduk di belakang sendirian dekat gerombolan bapak-bapak. Yang ibu-ibu depan semua x))

Kedua, pas pembagian kamar pun bermasalah. Aku jatahnya masak sama bapak-bapak?!? x)) Akhirnya aku dapet kamar sendiri, tapi takut euy sendirian di kamar, lantai tiga pula. Jadi aku nebeng tidur ikut sepupu yang kebetulan ikut juga rombongan ini meski beda bus, untung teman sekamarnya mau merelakan kamarnya untuk bertiga ama aku.. x))

Minep di sini, jauh-jauh ke Bali cuma mau naik becak.. :D

Di Bali, aku jarang foto-foto. Selain karena memori handphonenya penuh (karena berangkat mendadak, jadi lupa mindahin data di memori hape ke notebook), juga karena mau minta fotoin malu. Masak iya aku mau minta tolong ama bapak ibu yang mereka rata-rata lebih tua dan lebih tinggi jabatannya itu, ya segan lah aku yang butiran debu ini. Yang ada aku malah sering disuruh motoin mereka. Katanya kalo yang motoin aku pasti bagus, halah...muji-muji modus nyuruh fotoin terus ini...wkwk.. Apalagi ibu-ibu, mau di mana pun eksis. Bahkan di toilet atau rumah makan pun musti eksis... x))

 Foto sendiri cuma pas di Tanah Lot. Itu pun karena beberapa bapak-bapak menawarkan diri untuk memfotoku, Moga-moga aku nggak kualat ya, Pak. wkwkw... x))




Ini beberapa hasil jepretanku selama di Tanah Lot, malah iseng motoin beberapa profesi yang paling ngehits di Bali:


Tarian 'barong dan keris' adalah suatu tarian yang menggambarkan pertarungan kebaikan melawan kejahatan. Nonton ini sebenarnya nggak kebagian kursi karena ternyata semau bangku sudah terisi, tapi malah hoki kebagian di blok lesehan tepat di bawah panggung jadi bisa melihat atraksi cerita secara jelas meski rada takut kalo pas yang perannya mengerikan.. x)) #TutupMuka
 
Lebih suka motoin Bali selama perjalanan dari dalam bus:





Selama di Bali, agak ragu-ragu kalo mau nyobain makanan yang kiranya aneh. Etapi ini tempat yang makanan paling cocok di lidah dibandingkan tempat lain selama perjalanan di Bali:

Selama di Bali, kita akan menemukan banyak patung bertebaran. Bali memang masih terasa kental nuansa budaya dan agamanya. Keren yaa... :)) 


Kebetulan selama di Bali, pas ada perayaan Galungan, jadi ya sepanjang perjalanan kita akan menemukan berjejer anyaman janur di pasang di gerbang atau tepi jalan. Dalam bahasa Bali dikenal dengan istilah penjor.

Selama di Kuta Bali, aku nggak begitu banyak foto. Pantainya nggak jauh beda ama di Lampung, malah lebih bersih di Lampung. Tapi bedanya ya di Pantai Kuta kita bisa melihat bule berjejeran. Ada satu bule yang menarik bagiku, cewek lag baca buku euy. Ngobrol dikit, khawatir ganggu. Minta foto bareng. Untung dia mau. Ehhh...abis itu bapak-bapak pada minta tolong aku buat motoin ama cewek unyu ini... x))


Komentar

  1. memang Bali selalu indah walau sudah terlalu penuh dengan wisatawan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget, dimana-mana penuh sesak wisatawan asing... :))

      Hapus
  2. Jadi inget bulan Maret kemarin juga studytour ke Bali 4 hari.
    Di sana unsur kebudayaan maupun adatnya memang kental sekali, dan bisa dibilang sakral. Tapi tempat wisatanya bisa dibilang keren abis.
    Yang paling berkesan bagiku adalah berkunjung ke Pantai Pandawa. Apa kak Luckty juga kesitu? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, aku malah belum ke Pantai Pandawa. Ehem, sebenarnya kalo pantai sih masih lebih milih yang di Lampung; alami, bersih, dan gak terlalu rame. Jadi nyaman dikunjungi... :))

      Hapus
  3. Eh losari kan ada di makassar yaaa, kenapa mesti ada di bali ??? #LaluDigampar hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha...itu cuma nama hotelnya aja... :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

  Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita. 

REVIEW Extracurricular

  Awalnya gak niat nonton ama drama ini, ternyata banyak yang bilang bagus. Bukan sekedar kisah remaja dengan cerita menye-menye semata. Terlihat dari posternya yang terkesan dark, drama ini mengisahkan sisi kelam para remaja: prostitusi online.

REVIEW Welcome to Waikiki 2

Setelah nonton drama Welcome to Waikiki 1 yang super parah sengkleknya, rasanya kurang afdol jika nggak nonton seri yang kedua x))