Langsung ke konten utama

REVIEW Healer


Sebenarnya ini serial lama, sekitar 2014-2015, tapi berhubung lagi meleleh liat akting Ji Chang Wook di The K2, penasaran ama perannya di drama atau film sebelumnya. Nah, kebetulan ada murid yang punya Healer ini, langsung ditonton demi mantengin wajah emessnya Ji Chang Wook x))

Aku pikir, penampilannya di The K2 adalah yang terbaik. Setelah nonton ini, justru perannya di sini lebih kece. Banyak adegan yang menegangkan, ada juga lompat-lompat ala Spiderman gitu. Nggak kebayang tiba-tiba nongol di kamar kita, wkwkwk... x))

Adalah Seo Jung Hoo yang memiliki profesi gak seperti manusia pada umumnya. Pekerjaannya semacam pesuruh ilegal dengan nick name Healer. Ciri khasnya hitam-hitam; baju, celana, topi, sepatu sampai kacamata.



Dia memiliki partner seorang bibi yang mengintruksikan perintahnya melalui berbagai gadget yang menempel pada dirinya.

Selain kehidupan Healer, di awal episode akan disisipi cerita flashback tentang persahabatan orangtua Seo Jung Hoo dan teman-temannya.

Seo Jung Hoo kecil nggak memiliki cukup banyak kenangan akan orangtuanya, ayahnya dianggap pembunuh temannya dan melakukan aksi bunuh diri, sementara ibunya meninggalkannya. Ini adalah scene yang bikin mata berkaca-kaca, walaupun cuma sebentar tapi sangat mengaduk emosi. Entah kenapa, tiap scene Seo Jung Hoo bareng ibunya, mereka berdua lagi makan es kacang merah, bikin hati teriris. Seo Jung Hoo selalu makan es kacang merah semangkuk berdua ama ibunya, meski dia nggak suka kacang merah. Tapi dia senang melakukannya karena hanya seperti itulah dia bisa dekat ibunya
 

Setelah itu, dia menjalani hidup pengasingan jauh dari orang lain. Dia tumbuh besar hanya dengan seorang yang disebutnya guru, yang mengajarinya bahwa harus menjalani hidup yang keras dan pahit ini.

Sebagai healer, dia biasanya menghadapi klien yang tugasnya cukup berat dan menguji nyali. Kali ini, kliennya memiliki permintaan yang cukup aneh; menguntit seorang perempuan. Bagi healer, lebih mudah menghadapi musuh dengan baku hantam dibandingkan menelusuri kehidupan perempuan yang menurutnya absurd. Dia bahkan pernah bilang ama bibi agen kalo dia merinding melakukan tugas ini x))

Karena itu, Seo Jung Hoo nggak terbiasa bertemu dengan orang lain. Tempat tinggalnya pun nggak terdeteksi. Kontak yang ada di ponselnya hanya bibi partnernya, klien, dan delivery ayam goreng favoritnya.

Sementara itu, Chae Young Shin yang diperankan oleh Park Min Young berprofesi sebagai reporter infotainment di media online yang nggak terkenal. Obsesinya adalah memburu berita para artis yang nantinya bisa menaikkan level jabatannya.

Sedari kecil diadopsi oleh seorang pengacara yang juga memiliki semacam kafe kopi. Meskipun hanya ayah angkat, ayah Chae Young Shin ini sangat menyayanginya. Terharu banget pas adegan pertama kalinya sang ayah angkat ini menemukan Chae Young Shin yang ketakutan di sebuah taman sempit :')
 

Berhubung ayah angkatnya ini sering membantu kliennya yang kebanyakan narapidana, Chae Young Shin tumbuh dewasa menjadi perempuan yang tangguh dan agak sedikit nekat, maklum teman-temannya adalah mantan para preman yang sering berkunjung ke kafe ayah angkatnya x))

 Siapa sangka, nasibnya akan berubah semanjak bertemu healer  

Meski ini drama action, tapi entah kenapa malah banyak scene antara Chae Young Shin ama Seo Jung Hoo yang bikin baper akut x))

Ada banyak pesan moral yang bisa kita ambil. Pertama, cinta nggak bisa dipaksakan. Mau puluhan tahun pun, rasa nggak bisa dibohongi. Salah satu contoh kasusnya adalah hubungan Choi Myung Hee dan Kim Moon Sik yang udah dua puluh tahun menikah dan hidup bersama,  mau sekuat apapun Kim Moon Sik mengayomi Choi Myung Hee, pernikahan mereka serasa hambar :')

Kedua, yang namanya masa lalu meski pahit, nggak akan bisa hilang dari memori seseorang. Seperti Kim Moon Ho yang puluhan tahun hidup dengan rasa bersalah. Untuk menebus kesalahannya di masa lalu, dia berusaha mencari tahu kasus yang dulu pernah terkubur lama, sekalipun harus berhadapan dengan kakak kandungnya sendiri.

Ketiga, mengangkat isu sosial. Suka ama istilah 'petani' di drama ini. Petani adalah sebutan para manusia yang 'menanam' manusia lainnya yang akan nantinya akan memanen hasilnya dan tentu saja memakmurkan pundi-pundi simpanan mereka sampai anak cucu. Ngeri banget ama orang-orang kayak gini, tapi di kehidupan nyata pun sebenarnya juga banyak orang-orang yang seperti ini >.<

Suka ama ruangan kerjanya Kim Moon Sik di rumah, penuh buku-buku gitu :D #SinyalLangsungKuatKaloAdaAromaPerpustakaan

Nggak kuku liat Seo Jung Hoo yang lagi baca buku kayak gini x))

Pokoknya kalo demen ama Ji Chang Wook, wajib nonton drama ini :D



Komentar

  1. Drakor ini candu yaaa
    Kmrn iseng nonton The Innocent man dan akhir nya sampai sekarang iseng nonton seri2 yg lain. Lagi nonton goblin nich hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau nonton Goblin nunggu tamat, gak kuat kalo nonton drama yang on going, penasaran, wkwkwk.. :D

      Hapus
  2. Wiiihhh awal tau kak Luckty gara2 blog bukunya.
    Sekarang punya blog lain yang ternyata isinya (beberapa) tentang review drama Korea.
    Semacam terkaget2. Hehehee....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya yang ini buat campur-campur, tapi berhubung setahun ini kena demam drakor, jadi isinya didominasi postingan review drakor, wkwkwk... :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita.

REVIEW The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel

Sebenarnya aku udah cocok ama The Faceshop Jeju Aloe 99% yang udah aku pake selama dua bulan kemarin, tapi pas liat The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel kok tertarik, apalagi warna dan bentuk botolnya yang biru unyu. Meski harganya mahal dikit dibandingkan aloe vera, akhirnya nyobain gel jenis ini x)) #LemahKaloLiatSegalaSesuatuYangBiru

FILM Library Wars

1. The Library is free to collect materials. 2. The library is free to circulate materials 3. The Library guarantess the privacy of its patrons 4. The library can oppose improrer cencorship