Langsung ke konten utama

REVIEW Witch Court


Awal pas baca judulnya, kirain ini bertema ala-ala fantasi gitu. Ternyata kata 'penyihir' dalam drama ini adalah kiasan x))
Ma Yi Deum adalah seorang jaksa yang telah bekerja di kejaksaan selama tujuh tahun. Ya, bagi seseorang, tujuh tahun adalah awal mula pergerakan atau perubahan dalam bekerja. Mulai dari pergeseran rasa idealisme; mau mengikuti arus agar selamat atau tetap mempertahankan idealisme tersebut. Seperti yang dialami Ma Yi Deum yang diperankan Jung Ryeo Won ini.

Dia ini tipikal ambisius, tegas, hampir nggak ada empati pada orang lain termasuk para korban kasus. Baginya, memenangkan sebuah kasus adalah segalanya.

Saking sombongnya, dia kerap meremehkan orang lain:

Seperti halnya dalam kehidupan nyata, orang-orang yang idealis seperti Ma Yi Deum ini akan dilempar alias dimutasi agar tidak berulah. Jika dulu biasanya menangangi kasus para koruptor kelas kakap, kini ditempatkan bagian dimana menangani seputaran kasus kekerasan seksual yang biasanya korban didominasi perempuan dan anak-anak.

Meski Ma Yi Deum ini kesannya sengak abis, ternyata dia paranoid juga loh. Salah satunya pas punya tetangga baru di apartemennya ini x))

Ini juga, pas dia abis jadi korban video porno x))

Keras di luar, lembek di dalam. Sikapnya yang suka marah-marah, tegas dan kadang nggak ada perasaan kasihan pada orang lain, ternyata sering nangis kalo di rumah :')


Bahkan pernah hampir memutuskan untuk bunuh diri; mau loncat dari gedung bertingkat:

Nggak tahu kenapa, suka banget ama karakter Ma Yi Deum ini. Apalagi pas muka-muka menyebalkan sengak kayak ini kalo pas di persidangan:






Muka tanpa dosa:

Tetep pede meski dalam hati dia malu banget karena kudu-kudu bagiin tissue buat menggaet klien x))

Ekspresi saat jobless:

Sengklek banget, suka banget ngejahilin Yeo Jin Wook yang kalem-kalem gimana gitu x))

Ini juga, hobi banget ngusilin Yeo Jin Wook yang polos x))


Naksir ama lipstik yang dipake Ma Yi Deum ini, cetar banget warna lipstiknya ini. Cocok banget ama karakternya yang suka mengintimidasi para tersangka:


Ya, dibalik sosoknya yang kuat, padahal hatinya rapuh banget. Dia kehilangan ibunya sejak dua puluh tahun yang lalu. Dia bertekad akan menemukan ibunya:


Sedangkan tokoh utama cowoknya adalah Ye Jin Wook yang diperankan oleh Yoon Hyun Min. Suka banget karakter Ye Jin Wook ini. Jika Ma Yi Deum tipikal grasak-grusuk dalam menyimpulkan sesuatu, Ye Jin Wook mengimbanginya dengan pembawaannya yang tenang tapi teliti banget. Meski umurnya lebih tua dari Ma Yi Deum, dia menjadi juniornya Ma Yi Deum di Kejaksaan. Sebelum memutuskan menjadi jaksa, dia pernah bekerja sebagai psikiater.

Ada alasan mengapa dia berubah haluan dari awalnya menjadi psikiater seperti ibunya, kemudian berubah haluan menjadi jaksa:

Meski kesannya Yeo Jin Wook ini kalem, sebenarnya dia ini perhatian banget loh ama Ma Yi Deum. Salah satunya ini, saat Ma Yi Deum ceroboh karena bertemu penjahat tanpa sepengetahuannya:

Pas Ma Yi Deum nangis, langsung dipeluk Yeo Jin Wook. Meski ini kesannya biasa banget, sebenarnya hal yang dilakukan Yeo Jin Wook ini sangat menenangkan Ma Yi Deum yang lagi kalut:

Hubungannya dengan sang ibu sebenarnya berjalan baik, hingga timbullah suatu masalah yang selama ini disembunyikan ibunya yang membuatnya sangat kecewa:

Epik banget ini, pas scene Yeo Jin Wook harus berhadapan dengan ibunya saat di persidangan:


Dese bisa nangis juga :')

Setelah Suspicious Partner dan While You Where Sleeping, inilah ada drama ketiga yang aku tonton tokoh utamanya adalah jaksa. Indonesia belum ada nih film yang tokoh utamanya jaksa. Padahal banyak yang bisa diangkat loh kasus-kasus di Indonesia. Nyimak banget semua kasus di drama ini. Apalagi yang dibahas seputaran kekerasan seksual.

Kekerasan seksual biasanya para korban didominasi para perempuan, padahal belum tentu loh. Jaksa kudu teliti membedah sebuah kasus:

Kekerasan seksual yang dialami para perempuan biasanya menimbulkan luka dan sakit batin yang sangat mempengaruhi psikologis seseorang meski sudah bertahun-tahun terjadi. Hal inilah salah satu alasan kenapa banyak korban tidak mau melapor; selain akan menorehkan garam pada luka juga kerap dianggap memutar balikkan fakta:

Sosok Jo Gab Soo ini representasi para petinggi yang menyimpan api dalam sekam. Serapi apa pun suatu saat bakal terbakar juga:

Dibalik kesuksesan seseorang, selalu ada anak buah yang setia dan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk sang tuan:

Sesukses apa pun hidup, ada saatnya merasa kesepian:

Kasus Kingdom ini mengingatkan akan kasus Alexis di Indonesia x))

Min Ji Sook ini tipikal jaksa sejati, tidak gentar saat diintimidasi. Atasannya Ma Yi Deum ini meski pembawaannya tenang, tapi banyak yang segan dan takut padanya, termasuk Jo Gab Soo:

Dimana-mana pengacara pasti jadi musuhnya jaksa yaa.. x))

Ketika masa lalu akan selalu menghantui kehidupan seseorang: 

Yeo Jin Wook ini memang lugu plus kalem gitu, bahkan sampe urusan merayu cewek saat menangani kasus prostitusi online pun masih polos. Sampe kudu diajarin Ma Yi Deum dulu x))

Ternyata Ma Yi Deum pun juga nggak cocok buat merayu cowok pas menangani kasus lainnya x))

Belajar dari Yeo Jin Wook yang dulunya adalah psikiater, Ma Yi Deum diajak membuka mata bahwa harus memiliki empati terhadap perasaan korban dan keluarganya atas imbas suatu kasus yang mereka tangani:

Meski hampir nggak ada adegan menye-menye, suka banget liat chemistry antara Ma Yi Deum dan Yeo Jin Wook ini ;)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita.

REVIEW The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel

Sebenarnya aku udah cocok ama The Faceshop Jeju Aloe 99% yang udah aku pake selama dua bulan kemarin, tapi pas liat The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel kok tertarik, apalagi warna dan bentuk botolnya yang biru unyu. Meski harganya mahal dikit dibandingkan aloe vera, akhirnya nyobain gel jenis ini x)) #LemahKaloLiatSegalaSesuatuYangBiru

REVIEW MAKE OVER

Setelah tahun lalu aku nyoba WARDAH dan hanya cocok beberapa produknya, setelahnya aku nyoba MAKE OVER yang memang masih 'saudaraan' ama Wardah ini, aku ngerasa lebih cocok Make Over. Apa aja? Yuk simak... ;)