Langsung ke konten utama

Banana Foster, Oleh-oleh Kekinian dari Lampung


Selain Way Kambas dengan gajahnya, Lampung juga identik dengan pisang. Ya, oleh-oleh khas Lampung memang didominasi dengan bahan pisang. Yang paling terkenal tentunya adalah keripik pisang dengan berbagai macam rasa.

Nah, ternyata Lampung juga kecipratan bisnis kekinian ala-ala artis. Hengky Kurniawan memilih Lampung untuk bisnis kulinernya ini. Kalau kataku sih, banana foster ini tepat banget masuk ke Lampung, soalnya ya itu tadi, pisang identik dengan Lampung. Begitu juga dengan banana foster ini yang berbahan dasar pisang.

Waktu lauchingnya cukup ramai yang membahas, apalagi banyak anggota Tapis Blogger yang diundang pas launchingnya. Aku jadi bertekad, suatu saat kalo ke Bandar Lampung kudu nyobain ini! :D

Dan ternyata alam berkonspirasi. Tepatnya seminggu lalu, aku musti ke Dinas Perpustakaan & Kearsipan Provinsi Lampung untuk keperluan pemberkasan lomba pustakawan berprestasi (doakan, Agustus bisa tembus seleksi nasional untuk mewakili Lampung). Nah, nggak tahu kalo banana foster ini ternyata deket banget ama Dinas Perpustakaan & Kearsipan Provinsi Lampung. Padahal akhir bulan lalu pun aku ke sini, sampai bolak-balik seminggu, tapi ya itu, nggak ke arah setelah Dinas Perpustakaan & Kearsipan Provinsi Lampung, karena dari sana biasanya langsung balik arah pulang. Maklum, lombanya dari pagi sampai sore, jadi ngejar waktu pulang biar nggak kemaleman di jalan pas nyampe Metro x))

Baru ngeh ada toko banana foster ini pas kesana lagi. Itu pun gegara teman ada yang mengantarkan pas ke sana, trus dia liat banana foster. Jadi pulangnya kami mampir ke sini. Cuma beberapa langkah dari Dinas Perpustakaan & Kearsipan Provinsi Lampung loh. Tepatnya di Jalan Wolter Monginsidi no. 115 Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.


Aku beli yang banana foster nutella. Harganya 47.000, topingnya ada chocolate & vanilla. Ini aku beli untuk dibawa pulang, bisa untuk buat camilan berbuka puasa. Oya, karena ini kering, jadi bisa dijadikan oleh-oleh untuk perjalanan jauh. Jadi lumayan awet.

Ada spot buat foto-foto yang instagramable nih di sini: 

Waktu ke sana lumayan rame. Selain banana foster nutella yang aku beli itu, ada menu lainnya. Banana foster caramelized yang harganya 45.000, banana foster cheese yang harganya 55.000, dan banana foster chocolate yang harganya 47.000. Harganya sesuai ama porsinya, lumayan mengenyangkan untuk dimakan satu rumah :D

Berharap ke depannya, banana foster juga membuka outlet di kabupaten-kabupaten lain di Lampung. Salah satunya Metro, tempat aku tinggal ;)

Komentar

  1. Kita suka sama rasanya.
    Mudah-mudahan varian rasanya bertambah, jadi semakin banyak pilihannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Bang. Setuju semiga varian rasanya bertambah, aku nunggu yang edisi green tea :D

      Hapus
  2. ahhhh enak tuh pasti deh,ke lampung sekarang ngak bingung bawa oleh-oleh lagi deh

    BalasHapus
  3. Slalu suka ama cemilan pisang lampung.. Ada temenku yg org lampung, tiap kali dia mudik, ak yg pasti nitip cemilan keripik pisangnya. Kalo yg banana foster ini mirip bolu ga sih mba? Td nya pengen liat pas diiris bagian dalamnya seperti apa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekilas kayak perpaduan antara bolu ama cake. Aku mikirnya ini bakal lebih enak kalo pas disajiin ama es krim buat topingnya. Sayangnya gak sempet foto dalamnya pas diiris, keburu abis buat makanan pembuka pas buka puasa :D

      Hapus
  4. oh iya lampung terkenal dg pisangnya ya, aku inget truk pembawa pisang dr lampung selalu mendrop pisangnay di pasar kalitanjung cirebon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tanpa disadari, Lampung memang identik dengan pisang. Kalo ke Lampung, pasti oleh-oleh yang dicari keripik pisang. Dan banana foster ini juga bisa jadi pilihan, soalnya bisa tahan 5-7 hari ;)

      Hapus
  5. Kalau Oleh Oleh kekiniannya sesuai dengan ciri khas setempat sih bagus ya :)
    Apa sama juga dengan oleh oleh kekinian kota lainnya, campuran puff pastry dan kue bolu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo gak salah, pernah baca ulasan alsan Hengky milih banana foster ini di Lampung karena Lampung identik dengan pisang, jadi bisa masuk ke ciri khas daerah :D

      Iya, perpaduan puff pastry dan kue bolu ;)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita.

REVIEW The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel

Sebenarnya aku udah cocok ama The Faceshop Jeju Aloe 99% yang udah aku pake selama dua bulan kemarin, tapi pas liat The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel kok tertarik, apalagi warna dan bentuk botolnya yang biru unyu. Meski harganya mahal dikit dibandingkan aloe vera, akhirnya nyobain gel jenis ini x)) #LemahKaloLiatSegalaSesuatuYangBiru

FILM Library Wars

1. The Library is free to collect materials. 2. The library is free to circulate materials 3. The Library guarantess the privacy of its patrons 4. The library can oppose improrer cencorship