Langsung ke konten utama

Ayo ke Dam Raman


Sebenarnya dua tahun lalu pernah menulis postingan tentang Dam Raman untuk event #30HariKotakuBercerita yang diadakan oleh @PosCinta dan alhamdulillah waktu itu terpilih juara dua untuk rangkaian semua tulisan yang saat itu diposting.


Nah, tulisan kali ini dalam rangka kampanye #AyoKeDamRaman yang sedang digalakkan masyarakat dan komunitas. Bisa dilihat aktivitasnya di instagram maupun websitenya.

Komunitas @AyoKeDamRaman ini gabungan dari para dosen muda, dan juga para mahasiswanya yang masih aktif kuliah, dan masyarakat sekitar.


Dam Raman ibarat surga tersembunyi. Lokasinya yang diujung dan menjadi semacam 'lokasi rebutan' antara Metro, Lampung Tengah dan Lampung Timur karena lokasinya di perbatasan. Dam Raman seharusnya bisa menjadi potensi yang lebih menarik, sayangnya sampai sekarang masih belum 'dilirik' pihak pemerintah. Nah, sebagai warga yang peduli akan lingkungan sekitar, mulai dari sendiri dan mulai dari sekarang bahu membahu untuk melakukan gerakan #AyoKeDamRaman ini.

Kebetulan rumahku nggak jauh dari lokasi ini, sekitar 3 km. Sebagai warga lokal asli sini, sudah seharusnya support, bukan sekedar menonton, tapi turun langsung. Salut sekali dengan komunitas ini. Semua pendanaan swadaya, sumbangan dalam bentuk materi maupun pikiran mengalir tanpa pamrih. Semua itu demi Metro yang lebih baik.

Berikut beberapa wisata outbond yang bakal diadakan di lokasi ini. Pertama, ada perahu karet. Untuk saat ini, sementara baru ada empat buah. Dan rencananya akan menyusul dengan tambahan pelampung untuk keselamatan penumpang.

Aku nyobain. Waktu itu masih pagi. Dan sebagai 'percobaan' pertama perempuan yang nyobain perahu karet ini. Pas ngeliat tiga perahu lain yang isinya mahasiswa cowok-cowok, kok kayaknya gampang aja mereka ngayuh dayungnya. Ternyata pas nyobain sendiri, penuh perjuangan ya. Aku berpasangan dengan Mbak Hifni. Awalnya kita sama-sama bingung, mau dibawa kemana ini arah perahu karetnya. Rada panik gitu soalnya makin lama makin ke tengah dam x))






Pegel juga ya ngedayung. Asli, pegelnya masih kerasa ampe sekarang. Maklum jarang olahraga ni badan x)) Dan ini permainan yang lebih menantang, flaying fox tapi aku nggak cobain. Soalnya kebelet pipis x)) Berikut beberapa yang nyobain permaian ini:



Ada juga permainan panahan, mas ini sebagai pengarahnya.

Aku juga nyobain edisi panahan. Panah hatiku, kakak... x))

Ini info tentang outbond yang aku ambil dari websitenya langsung. Info lengkapnya bisa cek DI SINI

Ini beberapa spot kece di Dam Raman:



Kurang afdol kalo belum nyobain foto-foto di sekitaran sini:


 



Selfie bareng adik:
 

 

Nemu bebek-bebek manjah lagi berenang:

Cie-cie...ada yang prewedding di sini x))


Gimana? Udah tertarik? Ayo ke Dam Raman :D

Komentar

  1. wah keren ya mbak ada fasiltas out bondnya ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, rencananya nanti juga ada spot khusus untuk outbond anak :D

      Hapus
  2. ijin share hasil jalan2 ke dam raman kemarin kakak https://www.youtube.com/watch?v=SmtkDfngJeM

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita.

REVIEW The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel

Sebenarnya aku udah cocok ama The Faceshop Jeju Aloe 99% yang udah aku pake selama dua bulan kemarin, tapi pas liat The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel kok tertarik, apalagi warna dan bentuk botolnya yang biru unyu. Meski harganya mahal dikit dibandingkan aloe vera, akhirnya nyobain gel jenis ini x)) #LemahKaloLiatSegalaSesuatuYangBiru

FILM Library Wars

1. The Library is free to collect materials. 2. The library is free to circulate materials 3. The Library guarantess the privacy of its patrons 4. The library can oppose improrer cencorship