Langsung ke konten utama

5 Film Indonesia yang Bertema Nasionalis



It's not what a movie is about, it's how it is about it." -Roger Ebert-

Mumpung lagi ramai tentang pemutaran kembali sebuah film yang sampai sekarang kita tidak tahu kebenarannya, kenapa tidak membahas film nasionalis lainnya yang jelas-jelas jalan ceritanya dan juga pesan moralnya?

Berikut beberapa film lokal yang bertema nasionalis dan aku memang pernah menontonnya:

5. Trilogi Merdeka

Terdiri dari Merah Putih, Merah Putih 2: Darah Garuda dan Hati Merdeka ini diperankan oleh artis-artis ternama dan didukung oleh kemajuan teknologi yang mendukung. Tapi entah kenapa, dari awal nonton yang pertama, kok serasa kurang greget ya pas nontonnya. Apa karena pemainnya terlalu cakep-cakep?!? x)) Tapi meski begitu, kudu jadi tontonan wajib, soalnya ini berisi sejarah Indonesia melawan Belanda. Kalo nggak salah setting sekitar tahun 1947 gitu.



4. Dibalik 98
Cukup diacungkan jempol untuk pembuatan film ini karena berani mengangkat tema yang cukup sensitif. Sebagai generasi yang lahir di tahun 90-an, tentu masih ingat kejadian-kejadian tragis terutama di tahun 1998. Tahun paling mencekam. Dan dimana peran mahasiswa sangat berarti untuk menentukan masa depan bangsa dan negara. Sayangnya film ini sebentar banget tayang di bioskop. Walaupun ini mengambil background tahun 98, tapi sebeneranya cerita lebih fokus ke masalah keluarga.


3. Soekarno
Walaupun banyak pro kontra film ini, patut diacungi jempol bahwa Hanung berani membuat film ini; orang nomer satu bagi rakyat Indonesia. Berbalut sejarah, sebenarnya film ini lebih menitikberatkan kehidupan cinta Soekarno. Dulu nggak kebayang kalo Ario Bayu bakal memerankan Soekarno dan setelah nonton filmnya kalo nggak hanya Maudy Koesnaedi saja yang pas dengan perannya, tapi Ario Bayu juga.


2. Jenderal Soedirman
Adipati Dolken dan Baim yang memerankan Jenderal Soedirman dan Soekarno, menurut aku terlalu ganteng, kurang dibuat lusuh untuk ukuran seorang pejuang di masa lalu, hehehe... Tapi meski begitu, kita menyaksikan perjuangan kisah Jenderal Soedirman lewat film ini.

1. Gie
Bagi generasi 90-an, sosok Soe Hok Gie tentunya menjadi semacam role model bagi para mahasiswa yang menganut paham idealisme. Memikirkan bangsa. Sangat berbeda sekali dengan mahasiswa zaman sekarang yang hobinya hanya kongkow-kongkow kosong tanpa prestasi. Nicholas Saputra memang cocok banget memerankan Gie. Karena dulu filmnya tayang awal kuliah, jangankan filmnya, soundtracknya pun sampai masih melekat di memori, diputer ulang gak pernah bosen, ngingetin zaman-zaman awal kuliah, wkwkwk... x))

Membuat film bertema nasionalis memang tak semudah membuat film dengan genre lainnya. Patut diacungi jempol untuk para sineas Indonesia yang mau menggarap film-film bertema nasionalis meski bakal ada beban pro kontra saat filmnya disajikan bagi penonton.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Sebenarnya gak antusias waktu tahu serial ini tayang. Pertama, setting cerita yang ala-ala kerajaan gitu biasanya bertele-tele. Kedua, pemain perempuannya banyak yang bilang nggak suka. Tapi semakin ke sini, makin banyak yang bilang suka drama ini dari segi cerita.

REVIEW The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel

Sebenarnya aku udah cocok ama The Faceshop Jeju Aloe 99% yang udah aku pake selama dua bulan kemarin, tapi pas liat The Saem: Iceland Hydrating Soothing Gel kok tertarik, apalagi warna dan bentuk botolnya yang biru unyu. Meski harganya mahal dikit dibandingkan aloe vera, akhirnya nyobain gel jenis ini x)) #LemahKaloLiatSegalaSesuatuYangBiru

REVIEW MAKE OVER

Setelah tahun lalu aku nyoba WARDAH dan hanya cocok beberapa produknya, setelahnya aku nyoba MAKE OVER yang memang masih 'saudaraan' ama Wardah ini, aku ngerasa lebih cocok Make Over. Apa aja? Yuk simak... ;)